Pernah kutitipkan dukaku d bahumu
saat smua mengucilkan kehidupanku
kubiarkan jemarimu menghapus airmata yg membuncah
kusambut tangan kekarmu menuntunku bangkit dan melangkah
dan aku terbuai
kelembutan sikapmu
pernah kau titipkan sepimu dlm mimpiku
mewarnai sudut-sudut waktu dgn canda
mengiringi laju malam sambut keharuman fajar
sering aku terpaku membisu
tiap kali kata sayang itu kau ucap
desir bahagia yg slalu tak mampu kurangkai
dlm gemuruh detak yg mengunci bibirku
mengukir senyum yg tak pernah kau lihat
kau tau aku memujamu
mengagumimu dgn sgala yg ada dlm dirimu
meski waktu tak memihak rasa ini
aku mengerti
cinta ini terlahir
tanpa rencana
untuk sebuah nama
"tuan salah sambung"
ilham bastian
Kamis, 30 Juni 2011
Rabu, 29 Juni 2011
berteman gerimis
Apapun yg terjadi...
Berjalanlah terus tanpa berpaling
pun tentang apa yg kurasa
adalah pelajaran hidup
meski terasa pahit dan perih
aku melepasmu
bukan dengan airmataku
tapi dengan doa dan senyum tulus
dia lebih berhak meraih kasihmu
biarkan aku d sini...
melawan kesepianku
Berjalanlah terus tanpa berpaling
pun tentang apa yg kurasa
adalah pelajaran hidup
meski terasa pahit dan perih
aku melepasmu
bukan dengan airmataku
tapi dengan doa dan senyum tulus
dia lebih berhak meraih kasihmu
biarkan aku d sini...
melawan kesepianku
berteman gerimis
Apapun yg terjadi...
Berjalanlah terus tanpa berpaling
pun tentang apa yg kurasa
adalah pelajaran hidup
meski terasa pahit dan perih
aku melepasmu
bukan dengan airmataku
tapi dengan doa dan senyum tulus
dia lebih berhak meraih kasihmu
biarkan aku d sini...
melawan kesepianku
Berjalanlah terus tanpa berpaling
pun tentang apa yg kurasa
adalah pelajaran hidup
meski terasa pahit dan perih
aku melepasmu
bukan dengan airmataku
tapi dengan doa dan senyum tulus
dia lebih berhak meraih kasihmu
biarkan aku d sini...
melawan kesepianku
Senin, 27 Juni 2011
melati
Akulah melatimu...
bermandikan air hujan
tumbuh d pelataran rumahmu
mekar dan tebarkan aroma wangiku hiasi ruang kecil penciumanmu
akulah melatimu...
Yg slalu iringi kepergian langkah-langkahmu
sejauh mataku memandang
tak pernah kutau kemana tubuh itu membawamu pergi
hingga senja tiba mengantarkan letih yg kau seret d antara tetesan keringat
akulah melatimu....
yg mendengar nada-nada duka
mengalunkan kidung sendu
ratapan resah dr kesendirianmu
akulah melatimu....
yg setia untukmu
meski kau tak pernah menjamahku...
.
.
.
tegal
28 juni 2011
bermandikan air hujan
tumbuh d pelataran rumahmu
mekar dan tebarkan aroma wangiku hiasi ruang kecil penciumanmu
akulah melatimu...
Yg slalu iringi kepergian langkah-langkahmu
sejauh mataku memandang
tak pernah kutau kemana tubuh itu membawamu pergi
hingga senja tiba mengantarkan letih yg kau seret d antara tetesan keringat
akulah melatimu....
yg mendengar nada-nada duka
mengalunkan kidung sendu
ratapan resah dr kesendirianmu
akulah melatimu....
yg setia untukmu
meski kau tak pernah menjamahku...
.
.
.
tegal
28 juni 2011
Langganan:
Komentar (Atom)